ANALISIS PENGARUH FOMO (FEAR OF MISSING OUT) DAN INFLUENCER ENDORSEMENT TERHADAP BRAND SWITCHING PADA PRODUK SKINCARE LOKAL
Main Article Content
Abstract
Tingginya persaingan pada industri perawatan kulit (skincare) lokal di Indonesia memicu fenomena perpindahan merek (brand switching) yang signifikan pada kelompok konsumen muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) dan Influencer Endorsement secara parsial maupun simultan terhadap keputusan Brand Switching pada produk skincare lokal di Indonesia. Menggunakan kerangka teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R), penelitian kuantitatif eksplanatori ini mengumpulkan data primer dari 200 responden berusia 17–35 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO dan Influencer Endorsement secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Switching. Secara simultan, kedua variabel tersebut berkontribusi menjelaskan varians Brand Switching sebesar 59,2% (R2 = 0,592). Variabel Influencer Endorsement terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dalam mendorong aksi perpindahan merek. Temuan ini menegaskan pentingnya bagi pemasar skincare lokal untuk merancang strategi retensi pelanggan berbasis efikasi produk guna mengimbangi dampak dinamika tren di media sosial.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.